Apa yang sebenarnya terjadi di sini, saat ini…?

Bingung sebenarnya mau mulai dari mana. Semuanya memang berawal dengan ketidaksengajaan dan… yah, terjadi begitu saja… Memang bener kayanya kata2 orang tua jaman dulu,”Dari mata, turun ke hati…”

Semuanya datang di saat yang tidak tepat… benar2 tidak tepat… di masa2 yang bikin gw ga bisa berbuat apa2… tidak ada cukup banyak pilihan, yang bisa dilakukan hanya tetap menjalaninya sperti ini atau menghilang dalam kegelapan.. ya, cuma itu saja. Ga bisa maju lagi ke level selanjutnya, karena emang ga memungkinkan dan pastinya akan sangat melangar aturan…

Jujur beberapa hari terakhir hidup gw serasa bergairah. Yaa! Sangat bergairah.. Semangat gw bener2 bergelora… mau ngapa2in aja enak.. seolah – olah ketemu sama yang namanya mood booster.. WOW.. semuanya bener2 berbeda, meski masih asing di mata dan lain di telinga, tapi memang bener kalau akhir2 ini cuma dia yang ada di kepala… ga kenal waktu, ga kenal di mana, ga kenal lagi sesibuk apapun itu.. pasti cuma dia…

Setiap waktu cuma getaran mekanis dari sebuah kotak yang gw tunggu. Kalo dipikir-pikir ya bego sih. Kenapa tetap berharap? Apa lagi sama sesuatu yang ga pasti yang masih berada jauh diawang-awang. Tapi dengan berharaplah gw bisa bertemu lagi dengan sesuatu yang dinamakan gairah hidup. Dengan terus berharap gw bisa menemukan yang namanya semangat. Dengan berharap gw bisa terus menatap masa depan.
tapi kembali lagi bro.. sist… masalahnya ada di norma.. ntah itu norma agama, norma hukum, norma adat, norma kesusilaan, norma sopan santun atau apapun itu lah, gw ga bisa maju. Pilihannya cuma 2 tetap menjalaninya sperti ini (status paling enak karena berada di comfort zone) atau menghilang dalam kegelapan.. Dia seperti ada di depan mata gw, tapi dibatasi sama kaca tebal anti peluru yang kedap suara… Hanya bisa dilihat dan diterawang, tapi ga bisa disentuh… dia berada di ruangan itu sendirian, dengan banyak masalah – masalah yang datang menerpa. Setiap menit air matanya menetes tiada henti, seperti tak berdaya dengan kehidupannya. Sementara gw… ga bisa berbuat banyak, hanya bisa memandang kaku di balik kaca itu.. dingin… tak bisa berbuat apa2.. tak tahu harus berbuat apa.. karena memang gw bukan siapa2 baginya. hahaha.. LUCU! Emang lebih enak mentertawakan keadaan daripada terus larut di dalam kesedihan..

Yang bisa gw lakuin sekrang apa? Mmm, paling melihat dari kejauhan.. memberikan nasihat2 kecil yang sesungguhnya hanya sekedar alasan gw supaya tetep keep in contact dengan dia. Emang rasanya ada yang berubah sekarang, sepertinya kaca tebal anti peluru yang gw jelasin di atas semakin tebal dan dilapisi filter ND…. dia semakin jauh.. semakin tak terlihat.. semakin tak dapat dijangkau..

Semoga seiring waktu berjalan, gw bisa menemukan pintu masuk … atau setidaknya jalan pulang ke tempat darimana gw berasal…

Satu komentar (+add yours?)

  1. oriie rianzi
    Agu 14, 2011 @ 13:24:30

    ,salam kenal? ,

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.