Kabar dari Ayah…
17 Nov 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Sajak Kehidupan, Sajak Kehidupan
Aku pernah berada di sana..
di antara kaum yang terbuang..
dipenuhi rasa takut yang membayang…
Aku pernah hidup di sana…
dengan langit kelam sebagai atap..
dan ratap duka sebagai tontonan..
Aku pernah bahagia di sana…
ketika kutemukan cinta dari kedalaman matanya..
ketika kugapai harapan dari kedua tangannya..
Tapi kini akankah kutetap merasa bahagia..
saat bulir air mata membasahi pipinya?
saat tubuh yang renta itu hanya dapat berdiam dan tak berkutik…
melawan amukan sang iblis neraka…
Dalam alam pikiran ku terbayang…
tangan – tangan berotot bergerak meluluh lantahkan bumi..
membakar semua harapan…
yang selama ini mereka bangun bersama..
kini.. yang ku lihat hanyalah..
kobaran api menjilat – jilat di udara..
melahap setiap bagian dari gubug reot itu..
menepis segala angan akan kebahagiaan…
memupuskan harapan akan kedamaiaan..
ayah, apa lagi yang bisa kuperbuat..?
